“Dunia kita” yang saya maksud adalah dunia informatika, sebagaimana saat ini kita sedang berada pada era informasi (information age).

Kali ini yag akan saya bahas berkenaan dengan hal-hal berikut: sistem operasi Microsoft Singularity & Midori, Microsoft Virtualization, cloud computing secara umum, dan kondisi bangsa kita dalam menghadapi itu semua. (more…)

Kali ini saya ingin membahas perbedaan, kelebihan, dan kekurangan dari desain user interface sistem operasi buatan Apple dan Microsoft. Versi yang digunakan untuk perbandingan adalah Mac OS X Leopard dengan Windows Vista. User interface yang dibandingkan di sini adalah graphical user interface dari shell default masing-masing sistem operasi, tidak mencakup aplikasi lain seperti file manager. (more…)

In case belum pada tau…

CTRL+C (Copy)
CTRL+X (Cut)
CTRL+V (Paste)
CTRL+Z (Undo)
DELETE (Delete)
SHIFT+DELETE (Delete the selected item permanently without placing the item in the Recycle Bin)
CTRL while dragging an item (Copy the selected item)
CTRL+SHIFT while dragging an item (Create a shortcut to the selected item)
F2 key (Rename the selected item)
CTRL+RIGHT ARROW (Move the insertion point to the beginning of the next word)
CTRL+LEFT ARROW (Move the insertion point to the beginning of the previous word)
CTRL+DOWN ARROW (Move the insertion point to the beginning of the next paragraph)
CTRL+UP ARROW (Move the insertion point to the beginning of the previous paragraph)
CTRL+SHIFT with any of the arrow keys (Highlight a block of text)
SHIFT with any of the arrow keys (Select more than one item in a window or on the desktop, or select text in a document)
CTRL+A (Select all)
F3 key (Search for a file or a folder)
ALT+ENTER (View the properties for the selected item)
ALT+F4 (Close the active item, or quit the active program)
ALT+ENTER (Display the properties of the selected object)
ALT+SPACEBAR (Open the shortcut menu for the active window)
CTRL+F4 (Close the active document in programs that enable you to have multiple documents open simultaneously)
ALT+TAB (Switch between the open items)
ALT+ESC (Cycle through items in the order that they had been opened)
F6 key (Cycle through the screen elements in a window or on the desktop)
F4 key (Display the Address bar list in My Computer or Windows Explorer)
SHIFT+F10 (Display the shortcut menu for the selected item)
ALT+SPACEBAR (Display the System menu for the active window)
CTRL+ESC (Display the Start menu)
ALT+Underlined letter in a menu name (Display the corresponding menu)
Underlined letter in a command name on an open menu (Perform the corresponding command)
F10 key (Activate the menu bar in the active program)
RIGHT ARROW (Open the next menu to the right, or open a submenu)
LEFT ARROW (Open the next menu to the left, or close a submenu)
F5 key (Update the active window)
BACKSPACE (View the folder one level up in My Computer or Windows Explorer)
ESC (Cancel the current task)
SHIFT when you insert a CD-ROM into the CD-ROM drive (Prevent the CD-ROM from automatically playing)
Dialog Box Keyboard Shortcuts
CTRL+TAB (Move forward through the tabs)
CTRL+SHIFT+TAB (Move backward through the tabs)
TAB (Move forward through the options)
SHIFT+TAB (Move backward through the options)
ALT+Underlined letter (Perform the corresponding command or select the corresponding option)
ENTER (Perform the command for the active option or button)
SPACEBAR (Select or clear the check box if the active option is a check box)
Arrow keys (Select a button if the active option is a group of option buttons)
F1 key (Display Help)
F4 key (Display the items in the active list)
BACKSPACE (Open a folder one level up if a folder is selected in the Save As or Open dialog box)

Semoga berguna ;)

Kembali lagi bersama saya, Satrio Adi Rukmono, dalam topik yang berhubungan dengan dunia sistem operasi, untuk kali ini Microsoft Windows. Setelah membaca topik ini Anda akan dapat mengubah tampilan sistem operasi yang satu ini (khususnya versi 2000/XP) menjadi tidak dikenali lagi. Huahahahahahaha…

Perubahan yang akan Anda lihat tidak sekedar mengganti visual style, meng-edit bootscreen, atau logon screen. Bahkan, saya tidak akan membahas mengenai ketiga hal tersebut di sini. Yang akan saya bahas di sini melingkupi shell alternatif untuk Windows. Apa itu shell? Sederhananya, shell adalah suatu program yang menyediakan antar muka untuk pengguna, dalam kasus ini khusus terhadap program yang menghubungkan pengguna dengan kernel sistem operasi. Hmm… Rasanya di antara pembaca masih ada yang bingung-bingung ga jelas. Langsung saja ke contohnya, yaitu explorer.exe di keluarga Windows NT. Program ini memberikan antarmuka berupa taskbar dan start menu, desktop, bahkan juga mencakup program manajemen file yang biasa dikenal dengan Windows Explorer. Itu contoh shell yang GUI (Graphical User Interface). Kalo yang CLI (Command Line Interface) contohnya cmd.exe di Windows atau COMMAND.COM di DOS atau bash di Linux dan sebagainya.

Ngomong-ngomong soal manajemen file, silakan unduh Zeus GFM atau baca dulu postingan saya mengenai Zeus GFM :D

Nah, inti dari topik ini adalah bahwa untuk bisa menjalankan Windows, tidak harus perlu yang namanya explorer.exe. Program tersebut hanya memberikan antarmuka dari kernel kepada pengguna, dan dapat digantikan dengan program lain yang memberikan fungsi yang sama. Program inilah yang disebut dengan shell alternatif. Biasanya pengguna advanced menggunakan shell alternatif karena mudah di-customize dan yang paling penting adalah tidak memakan resource komputer sebesar explorer.exe. Banyak terdapat shell alternatif untuk Windows 2000 dan XP tersebar di dunia, dan masing-masing tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri. Berikut saya akan membahas beberapa shell alternatif untuk Windows, khusus yang free dan/atau open source dan sudah pernah dicoba oleh saya pribadi.

  1. LiteStep, merupakan shell alternatif yang sangat populer. Tampilan dan fungsinya 100% bisa di-customize sesuai keinginan pengguna dengan adanya script dan plugin. Sayangnya, untuk menulis script tersebut dibutuhkan keahlian programming tingkat menengah ke atas dan akan memakan waktu cukup lama untuk menguasainya. Meskipun begitu, jika Anda bukanlah programmer mahir, Anda tidak perlu khawatir karena sudah banyak tersedia theme yang dapat diunduh dan digunakan pada LiteStep. Awalnya, LiteStep terinspirasi dari AfterStep yang juga terinspirasi dari NEXTSTEP. LiteStep kini sudah tidak dikembangkan secara aktif, namun banyak yang secara tidak resmi mengembangkan shell alternatif ini, yang mudah dikenali dari suffix -Step di belakang nama shell, seperti DarkStep.
  2. SharpEnviro, atau sebelumnya dikenal dengan nama SharpE, adalah shell yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman Object Pascal dengan IDE Delphi. Tidak terlalu customizable, tetapi menyediakan antarmuka yang cukup menarik dan mudah digunakan.
  3. BBLean, merupakan hasil porting dari Blackbox Window Manager untuk antarmuka X Window bagi Linux. Cocok bagi Anda yang sudah pernah menggunakan Blackbox di Linux sebelumnya. Seperti LiteStep, BBLean mendukung adanya plugin. Kelebihan dan kekurangan BBLean kurang lebih sama dengan LiteStep.
  4. Geoshell. Sesuai dengan tagline-nya: “calm your desktop”. Antarmuka yang indah, cukup customizable, dan dukungan untuk plugin membuat Geoshell dapat menjadi kandidat shell ideal. Meng-customize Geoshell tidak sesulit LiteStep.
  5. Liteshell. Tidak ada hubungannya dengan LiteStep, meskipun menggunakan prefix Lite-. Liteshell, sesuai namanya, berukuran sangat kecil dan ringan, tidak mengkonsumsi resource yang besar. Sebagai bayarannya, shell yang satu ini tidak dapat di-customize. Sudah mencakup fungsi-fungsi dasar yang harus dimiliki sebuah shell, Liteshell cocok sekali untuk Anda yang tidak menyukai antarmuka yang berkelap-kelip dan memiliki komputer dengan spesifikasi rendah.
  6. ROS Explorer, atau ReactOS Explorer. Jelas, ini ada hubungannya dengan ReactOS (baca artikel saya mengenai ReactOS). Dengan nama file explorer.exe, shell yang satu ini merupakan shell default untuk sistem operasi ReactOS. Karena ReactOS mengejar kompatibilitas dan familiaritas dengan Windows XP, maka tidak heran apabila shell ini tampilannya tidak jauh berbeda dengan explorer.exe bawaan Windows XP. Sayangnya, sejak ReactOS berkembang cukup pesat, pembuat ROS Explorer tidak lagi merilis ROS Explorer sebagai individu, melainkan tergabung dengan rilis ReactOS.
  7. Shell favorit saya, yang masih saya gunakan hingga saat ini: EmergeDesktop. Meskipun 100% customizable, EmergeDesktop tidak memakan resource yang besar dan tidak membutuhkan kemampuan programming. Semua pengaturan tersedia secara grafis, memudahkan pengguna awam sekalipun. EmergeDesktop juga mendukung plugin. Bahkan, program apapun dapat dijadikan sebagai plugin untuk EmergeDesktop. Baik explorer.exe, shell lain, maupun program yang Anda buat sendiri dapat dijalankan berdampingan sebagai plugin EmergeDesktop. Meskipun saya rasa tidak ada orang yang dengan bodohnya menjalankan explorer.exe sebagai plugin EmergeDesktop. Benar-benar shell yang saya rekomendasikan, patut dicoba!

Bonus:

  1. Cairo shell. Kenapa bonus? Sebab shell alternatif yang memiliki sasaran Windows Vista ini merupakan shell paling ambisius yang pernah saya temui, tapi perkembangannya paling lambat. Hingga saat ini bahkan belum merilis versi alpha, dan bahkan milestone-nya pun ditunda-tunda terus. Tapi jika membaca isi situs resminya, terutama jika Anda telah membacanya sejak tahun lalu (ketika awal ide Cairo shell tercetus), shell yang satu ini menarik untuk diikuti.

Jika Anda membaca artikel di wikipedia mengenai shell alternatif, Anda akan melihat bahwa shell alternatif sudah ada bahkan sejak zaman Windows 3. Demikian juga, menurut pendapat saya pribadi shell alternatif akan terus bermunculan untuk versi-versi Windows selanjutnya, seperti Windows Vista atau bahkan Windows 7.

Demikian pembahasan singkat saya mengenai shell alternatif, semoga membuka mata Anda bahwa explorer.exe bukanlah sesuatu yang wajib untuk sistem operasi Windows Anda. Gunakan salah satu shell alternatif di atas, ganti program manajemen file Anda dengan Zeus GFM atau Total Commander atau FreeCommander atau apapun file manager favorit Anda, dan Windows Anda pun terbebas dari explorer.exe!

Catatan akhir: Anda bahkan dapat membuat shell Anda sendiri, dan ada kemungkinan saya akan membahas mengenai pembuatan shell Windows di blog ini. Keep updated!